Jumat, 31 Juli 2009

Salahkah Mencintainya?

Aku mencintainya, salahkah?
Dan rasanya selalu ada yang salah
Seharusnya
Ya, harusnya tidak ada yang salah
Aku tetap di jalanNya, jalan kupu-kupu

Tapi jalan ini bukanlah setapak menuju laut lepas dan langit biru yang mengobati semua haus

Jalan ini adalah jalan kesturi yang bertabur duri tajam, yang bahkan jika duri itu dapat tercabut dari kedalaman daging, perihnya akan menetap menjadi borok nyeri


Hingga aku tersandung, meski Dia tetap menarikku berdiri kembali, menyuruhku tetap melangkah

Aku tetap ingin di jalanNya Makanya, aku menarik teman-teman bersamaku

Tapi mereka tidak mau ikut


Aku takut, bahwa aku tertinggal

Menatapi jalan gurun dan jingga yang membayang di jalan yang begitu lurus hingga ujung dan pangkalnya tidak membias kecuali dalam satu titik

Sendiri, hingga aku berpaling

Jalan kupu-kupu tidak memanggilku,

Bahkan bukan aku!


Bukan!!!


Lalu wajahnya begitu memikat dengan pesona


Padahal bukan wajah cahaya yang kucari


Bukan dia


Bukan aku


Masih begitu jauh, hingga perasaan nyeri ini menemukan pembungkusnya

Damai selamanya

*Catatan hati saat rindu menggetarkan ruang jiwa. moga tetap dalam penjagaanNya

Gambar dari: http://www.nccg.org/confuse.gif

0 komentar: