Aku mencintainya, salahkah? Dan rasanya selalu ada yang salah
Seharusnya
Ya, harusnya tidak ada yang salah
Aku tetap di jalanNya, jalan kupu-kupu
Tapi jalan ini bukanlah setapak menuju laut lepas dan langit biru yang mengobati semua haus
Jalan ini adalah jalan kesturi yang bertabur duri tajam, yang bahkan jika duri itu dapat tercabut dari kedalaman daging, perihnya akan menetap menjadi borok nyeri
Hingga aku tersandung, meski Dia tetap menarikku berdiri kembali, menyuruhku tetap melangkah
Aku tetap ingin di jalanNya Makanya, aku menarik teman-teman bersamaku
Tapi mereka tidak mau ikut
Aku takut, bahwa aku tertinggal
Menatapi jalan gurun dan jingga yang membayang di jalan yang begitu lurus hingga ujung dan pangkalnya tidak membias kecuali dalam satu titik
Sendiri, hingga aku berpaling
Jalan kupu-kupu tidak memanggilku,
Bahkan bukan aku!
Bukan!!!
Lalu wajahnya begitu memikat dengan pesona
Padahal bukan wajah cahaya yang kucari
Bukan dia
Bukan aku
Masih begitu jauh, hingga perasaan nyeri ini menemukan pembungkusnya
Damai selamanya
*Catatan hati saat rindu menggetarkan ruang jiwa. moga tetap dalam penjagaanNya
Gambar dari: http://www.nccg.org/confuse.gif
0 komentar:
Posting Komentar